OASIS Chapter 4 merupakan program kerja inti dari Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Bakrie yang dilaksanakan untuk mengkaji dan menganalisis permasalahan serta isu-isu di bidang Teknik Lingkungan sehingga tercapai suatu titik tolak penyelesaian masalah.

Pada penyelenggaraannya, OASIS Chapter 4 akan dilaksanakan dalam bentuk dua rangkaian kegiatan, yaitu perlombaan berupa lomba fotografi dan lomba menulis artikel, serta seminar yang dilaksanakan dengan tujuan agar mampu memperluas wawasan khususnya dalam keilmuan dan keprofesian Teknik Lingkungan pada kalangan mahasiswa, pelajar, dan juga masyarakat pada umumnya.

OASIS Chapter 4 ini mengangkat tema CAKE BY THE OCEAN (Caring and Knowing Environment by The Ocean). Tema ini dipilih agar para peserta dapat menambah wawasan, mengetahui dan peduli lingkungan laut. Bahan pencemar yang masuk ke wilayah pesisir dan laut secara elemental bisa berasal dari berbagai sumber. Keadaan fisik bahan pencemar dari suatu sumber bisa berbeda dengan dari sumber lain, dengan komposisi yang berbeda-beda pula. Dengan demikian dampaknya terhadap lingkungan juga bervariasi. OASIS Chapter 4 membahas tentang bahan pencemar yang masuk ke lingkungan, bagaimana sifat polutan dan keadaan lingkungan pesisir dan laut tersebut, apa pengaruh atau dampak dari masuknya polutan tersebut ke lingkungan, dan bagaimana cara kita menjaga kondisi laut dan juga pesisir. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi laut saat ini dan bagaimana cara menanggulanginya maupun menjaga kelestarian laut itu sendiri.

Untuk itu, adanya pelaksanaan OASIS Chapter 4 ini diharapkan dapat mensosialisasikan dan berperan serta dalam mengatasi masalah lingkungan yang ada. Tidak hanya itu, seminar ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir dan memahami serta berpikir kritis tentang keadaan laut saat ini.
Mengundang pembicara Ir. Sapta Putra Ginting M.Sc., Ph.D, Kepala Subdit Restorasi. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Nadine Chandrawinata, Pemerhati dan penggiat lingkungan bahari.

Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Sirin Fairus, STP, MT dalam sambutannya mengatakan OASIS kali ini mengangkat tema kelautan karena 72% persen wilayah Indonesia adalah laut. Universitas Bakrie peduli dengan dunia bahari, bahkan tercantum dalam kurikulum khusus tentang pencemaran laut. Dengan bekerjasama dengan berbagai instansi mengharapkan wawasan, ide dari pemerintah dan kolaborasi kerja bersama.

Sementara Pak Irwan Sjarkawi, Presiden Komisaris PT. Bakrie & Brothers Tbk berharap seminar tidak hanya berakhir di kertas, dan melahirkan hal-hal yang praktis yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sementara itu Ir. Sapta Putra Ginting PhD Kasubdit Restorasi, Kementrian Kelautan dan Perikanan. Memberikan gambaran marine debris, yang dampaknya mengotori pantai mengganggu sektor pariwisata. Dan mensosialisasikan Gerakan bersih pantai dan gerakan cinta laut (GITA Laut).

Sementara itu narasumber kedua Nadine Chandrawinata menggunakan sosmed dengan bijak contohnya kampanye sadar lingkungan melalui organisasi non profit ‘seasoldier’. Nadine mencontohkan Kegiatan mahasiswa harus berupa kegiatan edukasi yang bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan mengajak masyarakat untuk cinta lingkungan lewat karya.