Acara Guest Lecture & Sharing Session Program Studi Magister Manajemen (MM) atau dikenal dengan CEO’s Talk di lingkungan Universitas Bakrie kali ini menghadirkan Garuda Sugardo (Executive Team WANTIKNAS/ National ICT Council) dengan tema kuliah “Peran Universitas Menyiapkan Smart People, Mendukung Smart City Menuju Smart Nation” di Ruang 8 Universitas Bakrie (3/1). 

Saat ini Indonesia dibawah kepemimpinan Jokowi merumuskan kebijakan umum pembangunan nasional berbasis smart city yang goalnya kelak adalah smart nation dan intinya adalah di SDM nya atau Smart people, ada 4 isu yang terkait isu ICT, yang pertama tema broadband, internet kecepatan tinggi supaya tidak lemot, yang kedua orgy, yaitu evolusi dan revolusi teknologi, saat ini kita sedang berada di 4G dan akan dikembangkan menjadi 5G. yang ketiga adalah smart city, isu yang paling populer, bukan berarti kota atau tempat melainkan yang dimaksud disini adalah sebuah kawasan.

Yang ke empat adalah masalah Cyber tidak selalu identic dengan hal yang negative tetapi dilihat dari manfaatnya, yang ramai saat ini adalah cybercrime yang melenceng dari kodratnya. Sesuai dengan program kerja Wantiknas tahun 2016 untuk merumuskan konsep NGCIO (National Government Chief ICT officer), menyusun konsep smart city dan merumuskan konsep migrasi data ke data center, Garuda mengatakan bahwa pengembangan smart city dan e-government saat ini tidak akan lepas dari peran perguruan tinggi yakni menciptakan SDM yang kompeten dalam bidang TIK.

 Meskipun Smart City lahir di Negara-negara maju, tetapi di Indonesia yang akan diterapkan adalah smart city yang berbasis pada kebutuhan masyarakat yang implementatif dapat dikembangkan di Negara berkembang. Contohnya dimana sebuah kegiatan masyarakat dapat dipantau hanya dalam sebuah layar. Smart city yang berwawasan global namun cocok dengan kearifan local sehingga bersifat fleksibel, disitulah peran universitas untuk bisa membuat percontohan smart city di kawasan sekitar Universitas Bakrie, sehingga suatu saat bisa menjadi konsultan smart city yang nyata.

Pertanyaannya adalah mengapa kita membutuhkan smart city? Karena di Jakarta, di Bandung banyak masalah yang terkait dengan urban. Modernisasi membutuhkan sebuah smart city yang tak hanya tersimpan dalam sebuah ide dan program namun harus diimplementasikan, contohnya bila nanti walikota tidak memiliki wawasan IT, kota tersebut tidak akan berkembang ke arah kemajuan teknologi disisi lain harus dapat menjangkau masyarakat, sehingga dibutuhkan smart people yang ahli teknologi. Smart City maju, teknologi maju, masyarakat juga ikut maju. Kuncinya adalah teknologi melalui akses internet yang merata. Tujuannya adalah menciptakan kota yang maju dan modern. Sehingga kelak menjadi sebuah Gerakan Nasional.