fbpx

newsUB

  • BEPAHKUPI KEMBALI DAPATKAN HIBAH $6,500 DARI AMAZON

    Bepahkupi rintisan mahasiswa Universitas Bakrie kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Startup Kopi Gayo ini berhasil mendapatkan kucuran hibah 6,500.00 USD dari Amazon, Amerika Serikat yang diberikan melalui perwakilan AWS Indonesia. Amazon melihat Bepahkupi memiliki misi sosial dan komitmen untuk selalu membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

    Dana hibah ini bertujuan untuk mendukung Bepahkupi dalam mengembangkan ekosistem teknologi, keamanan, website-Mobile App, pembayaran, hingga layanan keuangan Bepahkupi. Dana diberikan untuk mendukung startup Bepahkupi dalam melanjutkan visi dan misinya yang menjunjung tinggi nilai-nilai social impact hingga bersaing dalam skala global.

    Maulana Wiga, CEO Bepahkupi menuturkan bahwa pandemi Covid-19 ini juga tidak menutup kemungkinan terjadinya krisis pada sektor kopi. "Kita juga merasakan dampak dari pandemi Corona ini. Kami mengalami masalah dalam distribusi. Kami juga kasihan dengan petani kopi," jelasnya. Oleh karena itu, Bepahkupi selalu siaga untuk melakukan inovasi agar senantiasa memberikan solusi terbaik kepada petani kopi Indonesia sehingga dapat kembali menjalankan bisnis secara normal setelah pandemi ini selesai.

     

  • BEPAHKUPI KEMBALI DAPATKAN HIBAH $6,500 DARI AMAZON

    Bepahkupi rintisan mahasiswa Universitas Bakrie kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Startup Kopi Gayo ini berhasil mendapatkan kucuran hibah 6,500.00 USD dari Amazon, Amerika Serikat yang diberikan melalui perwakilan AWS Indonesia. Amazon melihat Bepahkupi memiliki misi sosial dan komitmen untuk selalu membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

    Dana hibah ini bertujuan untuk mendukung Bepahkupi dalam mengembangkan ekosistem teknologi, keamanan, website-Mobile App, pembayaran, hingga layanan keuangan Bepahkupi. Dana diberikan untuk mendukung startup Bepahkupi dalam melanjutkan visi dan misinya yang menjunjung tinggi nilai-nilai social impact hingga bersaing dalam skala global.

    Maulana Wiga, CEO Bepahkupi menuturkan bahwa pandemi Covid-19 ini juga tidak menutup kemungkinan terjadinya krisis pada sektor kopi. "Kita juga merasakan dampak dari pandemi Corona ini. Kami mengalami masalah dalam distribusi. Kami juga kasihan dengan petani kopi," jelasnya. Oleh karena itu, Bepahkupi selalu siaga untuk melakukan inovasi agar senantiasa memberikan solusi terbaik kepada petani kopi Indonesia sehingga dapat kembali menjalankan bisnis secara normal setelah pandemi ini selesai.

     

  • BEPAHKUPI KEMBALI DAPATKAN HIBAH $6,500 DARI AMAZON

    Bepahkupi rintisan mahasiswa Universitas Bakrie kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Startup Kopi Gayo ini berhasil mendapatkan kucuran hibah 6,500.00 USD dari Amazon, Amerika Serikat yang diberikan melalui perwakilan AWS Indonesia. Amazon melihat Bepahkupi memiliki misi sosial dan komitmen untuk selalu membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

  • Berbagi Selimut Melalui "Dear Malaikat Kecil"

    Jakarta – Setiap kegiatan praktik mata kuliah yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi bertujuan untuk membentuk mahasiswa yang kreatif dan ahli dibidangnya. Kegiatan praktik tidak hanya dijalankan pada kelas regular saja, namun kelas karyawan Prodi Ilmu Komunikasi juga melakukan berbagai kegaiatan praktik sebagai penunjang teori yang sudah dipelajari di kelas. Salah satu bentuk kegiatan praktik yang dilakukan mahasiswa kelas karyawan adalah program “Dear Malaikat Kecil”.

  • Bermain Sambil Belajar di Teknologi Pangan Universitas Bakrie

    Berkuliah di Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie merupakan kesempatan yang menyenangkan untuk menimba ilmu selama 4 tahun. Dengan para dosen pengajar yang kualitasnya tidak diragukan lagi, mampu menyampaikan ilmu yang sangat saya gunakan sampai saat saya bekerja. Penyeimbangan antara teori dan praktek adalah hal yang sangat saya sukai di Teknologi Pangan (TP) Universitas Bakrie. Tidak melulu hanya text book yang kita baca, praktek secara langsung dapat membantu kita lebih memahaminya.

  • Berperan Aktif Dalam Menjaga Lingkungan Melalui Field Visit dan Gathering Goes to Pari

    Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie mengadakan Field Visit dan Gathering Goes to Pari pada Kamis dan Jumat (10-11/05/18). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Keluarga Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie (KMTL-UB) bersama Sirin Fairus, STP, MT selaku Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie dan Diki Surya Irawan, ST., MSi selaku perwakilan dosen.

  • Berperan Aktif Mengurangi Tingkat Pengangguran Melalui Job Fair & Entrepreneurship 2018

    Universitas Bakrie bekerja sama dengan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan mengadakan Job Fair & Entrepreneurship yang berlokasi di Universitas Bakrie. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni 4-5 April 2018 dan diikuti oleh kurang lebih 30 perusahaan dan wirausaha.

  • Berperan Aktif untuk Jakarta melalui Management Social Responsibility 2017

    Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Bakrie (HMM-UB) mengajak beberapa adik-adik SD, SMP, SMA/SMK binaan dari Bakrie Amanah untuk mengenal lebih jauh mengenai Jakarta melalui kegiatan Management Social Responsibility (MSR) 2017. Acara yang dilakukan pada Rabu, 20 Desember 2017 ini mengusung tema Aku untuk Jakarta.

  • Bersaudara, Meski Tak Sedarah

    Beberapa hari ini, media massa dihebohkan dengan adanya kasus kekerasan atau bullying yang menimpa beberapa pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Bullyingpada dasarnya tidak hanya melukai seseorang secara fisik, tetapi juga mengganggu psikis dan mental seseorang. Hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi sebagian besar pelajar maupun mahasiswa serta para orang tua.

  • Bersiap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

    Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie (HMTI-UB) sukses menyelenggarakan acara tahunannya yaitu Breaking Industrial Limit (BIL) 2018. Breaking Industrial Limit (BIL) ini mengusung tema yang sangat menarik yaitu “Revolusi Industri 4.0”.

  • Bosan Belajar di Kelas, Tempat dan Metode Pembelajaran ini Bisa Jadi Alternatif Menyenangkan

    Kegiatan belajar mengajar seringkali menjadi suatu hal yang membosankan ketika di sekolah. Ruang kelas, guru, materi di papan tulis, buku, posisi tempat duduk, dan teman-teman di kelas seringkali menjadi komponen-komponen yang menimbulkan kejenuhan saat belajar. Sulit rasanya memungkiri bahwa jam kosong tanpa ada guru atau kegiatan-kegiatan lainnya di sekolah selalu menjadi momen yang paling kamu tunggu karena pada saat itu kamu akan bebas dan tidak perlu terpaku dengan materi pelajaran dan hal-hal lain yang membosankan di sekolah.

  • Bukan Hanya di Kampus, Berorganisasi dan Belajar di Luar Kampus itu Menyenangkan

    Keaktifan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan (TLK) Universitas Bakrie (UB) tidak hanya sebatas di ruang lingkup kampus. Mahasiswa juga dapat berpartisipasi dengan Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI), merupakan organisasi yang menghimpun seluruh mahasiswa jurusan TLK yang ada di Indonesia. Ada 6 regional yang tersebar di Indonesia yaitu: Sumatra, Jakarta dan Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, serta Sulawesi dan Papua.

  • Bukan Hanya Menjadi Tuan Rumah Jakarta MUN 2017, Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Bakrie Raih Prestasi

    Jakarta-(6/5/17) ISAFIS Diplomatic Simulation (IMATION) 2017 merupakan acara workshop dan seminar yang dirancang untuk mengedukasi pesertanya dalam simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), atau lebih dikenal sebagai Model United Nations (MUN).

  • Burn Up Your Passion With Boundless Spirit For A Better Nation di Liga Merah Maroon 2016

    Liga Merah Maroon 2016 akan hadir kembali pada tanggal 27 Februari hingga 6 Maret 2016 di GOR Soemantri Brodjonegoro. Liga Merah Maroon 2016 akan diikuti oleh 659 peserta dari seluruh pulau jawa yang terdiri dari peserta sepak bola, basket, bulutangkis dan tari saman. Tema pada tahun ini adalah“Burn Up Your Passion With Boun dless Spirit For A Better Nation”.

  • CELEBRATING XPERIENCE: KEMERIAHAN TEMU KANGEN DALAM 10 TAHUN ILMU KOMUNIKASI

    Jakarta (20/09/2020) – Masih dalam rangka perayaan ulang tahun ke-10 Universitas Bakrie di tanggal yang sama Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (Prodi Ilkom Universitas Bakrie) juga merayakan masa kejayaannya ke-10 tahun. Sejumlah rangkaian acara dalam memeriahkan ulang tahun Prodi Ilkom Universitas Bakrie dilakukan sebanyak 10 kali sejak 10 hingga 19 September 2020, yaitu LIVE Instagram bersama mahasiswa, dosen dan alumni Prodi Ilkom Universitas Bakrie yang dipandu oleh mahasiswa aktif Prodi Ilkom Universitas Bakrie, Webinar hingga Celebration Nite.

    Perayaan ulang tahun ke-10 Prodi Ilkom Universitas Bakrie ini dilakukan secara virtual dengan tema Celebrating Xperience.Situasi Pandemi saat ini tidak menghalangi Prodi Ilkom Universitas Bakrie untuk tetap merayakan ulang tahunnya, untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar Prodi Ilkom Universitas Bakrie hingga alumni. Acara ini dimeriahkan oleh mahasiswa aktif, alumni, hingga dosen, berupa Live Music Performance, DJ Performance, hingga Doorprize.Acara ini merupakan temu kangen secara virtual antara dosen dan mahasiswa yang kurang lebih enam bulan kuliah secara online karena situasi pandemi, sekaligus temu kangen secara virtual antara dosen dan alumni.

                          

    Gambar: Perayaan 10 tahun Prodi Ilkom Secara Virtual

    Siapa sangka, orang-orang dibalik kesuksesan Celebrating Xperience: Kemeriahan Temu Kangen Dalam 10 Tahun Ilmu Komunikasi ini adalah mahasiswa aktif Prodi Ilkom Universitas Bakrie. Berbekal kemampuan mengelola acara, pemanfaatan media, hingga rilis acara  yang didapat selama perkuliahan, mampu mengantarkan mereka pada malam puncak Celebrating Xperience, 20 September 2020.

    Gambar:Sharing Session bersama Alumni Prodi Ilkom Secara Virtual 

    Kerjasama yang baik, solid antara tim mahasiswa, dosen, dan alumni, membuktikan bahwa Prodi Ilkom Universitas Bakrie serius dalam mendidik dan menghasilkan lulusan terbaik dan mengajar sesuai bidangnya.Harapannya, Prodi Ilkom Universitas Bakrie dapat kembali mencetak lulusan terbaik yang mampu berpengaruh dan berpengaruh pada Ekonomi Indonesia dan Dunia.

    Selamat ulang tahun ke-10 Prodi Ilkom Universitas Bakrie, terus berjuang menghasilkan manusia cerdas, berprestasi, dan siap negeri.

    Salam Pancasila.

     

     

     

  • CEO Talks with CEO Bakrie Swasakti Utama Sri Hascaryo at Universitas Bakrie

    Jakarta (29/4)-Universitas Bakrie bekerjasama dengan Bakrie Strategic Solutions menyelenggarakan acara "CEO Talks" yang menghadirkan Direktur Utama CEO Bakrie Swasakti Utama Sri Hascaryo sebagai pembicara dari sisi praktisi dan M. Taufiq Amir, Ph.D, Ketua Program Studi Manajemen dari sisi akademisi.

  • CEO Talks with CEO Daya Dimensi Indonesia Heriati Gunawan

    Program Studi Magister Manajemen Universitas Bakrie menggelar acara CEO Talks dengan tema "Positive Approach in Organizational Development" mengundang CEO Daya Dimensi Heriati Gunawan, bertempat di R.1-2 Universitas Bakrie, selain dihadiri oleh mahasiswa MM UB, acara tersebut turut mengundang CEO-CEO dari Kelompok Usaha Bakrie, Rabu (11/1).

  • Cerita Prodi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie di Pameran Flora dan Fauna 2017

    Pameran Flora dan Fauna (Flona) 2017 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat resmi dibuka pada Jumat, 21 Juli 2017. Pameran yang digelar untuk ke-32 kalinya ini mengusung tema "Jadikan Jakarta Sahabat Alam Kita" dengan sub-tema "Karnaval di Hutan" dan diikuti 180 peserta turut meramaikan pameran ini, terdiri dari 5 stand dari Suku Dinas DKI Jakarta, Taman Marga Satwa Ragunan, dan mitra lainnya.

  • Circle Talk: Don’t Worry Be Active

    Jakarta (7/4/2017)-Circle Comm (CirComm) Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie menyelenggarakan acara Circle Talk, dimana para alumni Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie kembali hadir untuk berbagi pengalamannya pada adik-adik angkatannya tentang time management strategy.

  • Comm-X: Eksplorasi Bidang Ilmu Komunikasi dengan Praktik secara Profesional

    Pengembangan minat dan bakat sangat diperlukan bagi para remaja, terutama remaja yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Siswa-siswi SMA tentunya sedang mempersiapkan diri untuk menentukan masa depannya memilih jurusan apa yang nantinya akan ia pilih di jenjang perkuliahan yang tentunya sesuai dengan passion masing-masing. Untuk itu, saat ini banyak siswa-siswi yang semakin tinggi keingintahuannya untuk mengeksplor secara mendalam jurusan-jurusan yang menjadi minatnya agar tidak salah dalam memilih jurusan dan siap memasuki bidang kerjanya nanti.