fbpx

Universitas Bakrie dan Universitas Narotama mencapai kesepakatan kerjasama dalam rangka penguatan Tridharma Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Inovasi, Pengembangan UMKM dan Desa Digital 4.0. Hal ini tertuang dalam penandatanganan Mou dan MoA antara kedua institusi yang telah terlaksana pada Rabu, 16 Juni 2021 di Kampus Bakrie Tower. Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko turut hadir dan menyatakan apresiasi yang besar atas kunjungannya yang disambut baik oleh Universitas Bakrie.

Wakil Rektor I Universitas Bakrie, Bapak Tri Pujadi Susilo bersama Wakil Rektor II, Bapak M. Tri Andika menjadi perwakilan Universitas Bakrie pada seremoni tersebut. Tidak hanya itu, kerjasama ini juga melibatkan lima Program Studi, diantaranya: Manajemen, Akuntansi, Sistem Informasi, Informatika, dan Teknik Sipil. Para perwakilan kedua institusi juga melakukan diskusi yang membahas kerjasama strategis kedepannya.

Mahasiswa Prodi Akuntansi, Mercedez Daimier Benz Ernanda, terpilih sebagai salah satu mahasiswa yang akan dikirim DIKTI ke University of Zagreb Kroasia tahun ini. Ernanda berhasil lolos seleksi DIKTI dalam Program “Indonesian International Students Mobility Awards - 2021”. Program ini, memberikan dukungan beasiswa penuh kepada Ernanda selama menempuh program di University of Zagreb.

Program IISMA merupakan salah satu program unggulan dari delapan Program Kampus Merdeka yang dinisiasi oleh Kemendikbud. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengembangan diri  pada peguruan tinggi di luar negeri.

Kepala Kantor Internasional, Holila Hatta, menyampaikan bahwa seleksi dalam program IISMA sangat ketat. Dari ratusan universitas di Indonesia, hanya sekitar 90 mahasiswa yang terpilih, dan mahasiswa Universitas Bakrie salah satunya.

Holila berharap tahun depan dapat semakin banyak mahasiswa dari Universitas Bakrie yang mengikuti program unggulan DIKTI ini.

Melalui Program IISMA, mahasiswa Universitas Bakrie diharapkan dapat meningkatkan daya saing, tidak hanya di tingkat nasional, namun juga di tingkat global.

Dalam kerangka internasionalisasi Universitas Bakrie, Kepala Kantor Internasional, Holilla Hatta, menyampaikan tahun ini Universitas Bakrie akan memberikan sejumlah beasiswa penuh berupa 100% bebas tuition fee, kepada mahasiswa internasional, baik untuk program Master (MM), dan program S1.

Sebagai kampus yang berlokasi di diplomatic area, program ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kerjasama antar perguruan tinggi, namun juga hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Kamis, 27 Mei 2021, Universitas Bakrie dan Kaltim Prima Coal membahas rencana kerjasama pengembangan kolaborasi penelitian. Melalui kerjasama ini, KPC berkomitmen memberikan dukungan pembiayaan sebesar Rp 250 juta untuk pembangunan Environmental Laboratory.

Sebagai salah satu industri Kelompok Usaha Bakrie, PT KPC saat ini mengelola salah satu pertambangan open-pit terbesar di dunia, berlokasi di Sangatta, Kalimantan Timur. PT KPC mengelola area konsesi pertambangan dengan luas mencapai 84,938 hektar. Dengan didukung oleh lebih dari 4.499 orang karyawan dan 21.000 personel dari kontraktor dan perusahaan terkait, kapasitas produksi batubara KPC mencapai 70 juta ton per tahun.

Pengembangan Environmental Laboratory di Universitas Bakrie, selain akan diperuntukan untuk exercise saintifik mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie, juga akan dioptimalkan sebagai salah satu Research and Development Centre bagi PT KPC. Tidak hanya itu, kerjasama PT KPC dengan Universitas Bakrie juga akan dikembangkan pada bidang-bidang lain, diantaranya bidang Community Development, Kajian Mitigasi Risiko, serta pengembangan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Sebagai industrial university, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk nyata kolaborasi antara Universitas Bakrie dengan dunia industri dalam menerapkan metode pembelejaran Experiential Learning.

Ni Putu Purmayanti, mahasiswi Program Studi Manajemen tahun 2020 Universitas Bakrie berhasil meraih Juara Favorit dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2021 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali dan Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali. Purmayanti melewati serangkaian seleksi ketat sebelum mencapai tahapan grand final yang terlaksana sejak tanggal 1 Mei — 9 Juni 2021, diantaranya adalah uji kemahiran berbahasa Inggris, Indonesia, bahasa Daerah, hingga sesi debat. Purma dan finalis lainnya juga mendapatkan tantangan untuk membuat essayargumentasi, presentasi, wawancara mendalam, dan pembelakalan lainnya

 

Kegiatan pemilihan ini diikuti oleh 104 peserta yang lolos pada tahap awal dan kemudian mengikuti tes tertulis dan wawancara,  hingga menyisakan 10 pasang finalis yang berhasil mengikuti pra-pembekalan dan pembekalan hingga babak grand final.10 pasang finalis ini juga memiliki tanggung jawab untuk mengkampanyekan gerakan Tri Gatra Bahasa dengan bergabung bersama Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali.  Dalam perhelatan tersebut, Purmayanti memaparkan karya tulisnya yang berjudul TSB (Tim Sadar Bahasa), Pelopor Revitalisasi Kesadaran Berbahasa di Kalangan Remaja Berlandaskan Tri Gatra Bahasa.

Ketua Program Studi Manajemen Universitas Bakrie, M. Taufiq Amir, Ph.D menjadi narasumber untuk kegiatan Bimbingan Teknis Penelitian di Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kemendikbud pada hari Selasa, 8 Juni 2021. Pelatihan tingkat nasional ini mengikutsertakan 38 pejabat fungsional peneliti dari berbagai Provinsi di Indonesia, khususnya Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (KKLP UKBI). 

Koordinator KKLP UKBI, Dr. Atikah Solihah, M.Pd., menyatakan bahwa peneliti di bawah koordinasinya membutuhkan wawasan praktis untuk riset-riset terapan dalam bidang layanan kebahasaan “Kami ingin hasil penelitian para peneliti langsung berdampak pada layanan kami, dan juga memberi masukan bagi kebijakan kebahasaan di Kemendikbud” ungkapnya. Sementara itu, Taufiq mengatakan interaksi yang terjadi dapat menjadi peluang kerjasama lebih jauh bagi Universitas Bakrie dan BPP Bahasa “Hubungan dengan BPP Bahasa merupakan hal yang penting, terlebih sekarang Universitas Bakrie tengah melakukan strategi internasionalisasi dengan menjalin kerjasama dengan berbagai Universitas di luar negeri”.

Dalam bimbingan teknis tersebut, Taufiq memfasilitasi peserta tentang bagaimana mengembangkan skala pengukuran dalam penelitian sosial dan menyiapkan proposal penelitian yang menarik. Kaprodi Manajemen Universitas Bakrie yang merupakan reviewer penelitian nasional dari Dirjen Pendidikan Tinggi ini juga turut  mengevaluasi 8 proposal penelitian dan mengadakan sesi coaching clinic dengan para peserta. 

Testimoni Alumni Akuntansi

coming up event