Jakarta (24/3)-Dalam rangka membekali dan memberikan informasi kepada mahasiswa dan alumni yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2), khususnya melalui jalur Beasiswa.

UB Career sebagai Pusat Pelayanan Karir Universitas Bakrie bekerjasama dengan lembaga dan perwakilan beberapa negara pemberi beasiswa mengadakan kegiatan ‘Scholarship Day 2016’, lembaga yang berpartisipasi adalah LPDP, Uni Italia, Australia Awards, IDP Education, Osaka University, Japan Embassy, IBEC Study in UK, Campus France dan Nuffic Nesso. Acara yang dilaksanakan di R. 1 dan 2 Universitas Bakrie ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Acara ini juga akan menjadi agenda tahunan dari UBCareer.

Selain ada booth-booth informasi dari Universitas maupun lembaga penyedia beasiswa hadir juga narasumber yang memberikan presentasi dari cara pendaftaran hingga tips dan trik mendapatkan beasiswa, serta workshop tentang strategi menulis Essay dan melakukan wawancara yang dibawakan oleh para Scholarship Awardees dari Universitas Bakrie.

Presentasi pertama oleh Mr. Marco dari Uni-Italia, yang menjelaskan Italia sebagai salah satu eksportir terbesar di berbagai bidang seperti furniture, fashion industry, otomotif, jewelry, kesehatan adalah Negara yang cukup kondusif untuk menuntut ilmu , setelah itu dilanjutkan oleh presentasi dari Australia Awards, IDP Education, Osaka University, Japan Embassy, IBEC Study in UK, Campus France, Nuffic Nesso dan workshop oleh LPDP’s awardees.

Dari semua presentasi dapat diambil kesimpulan bahwa hal yang menentukan dalam mengajukan beasiswa adalah pada tahap interview, karena pada tahap tersebut akan dilihat kecocokan antara aplikasi yang diajukan dalam bentuk tulisan dengan kondisi yang real-nya.

Selain lembaga-lembaga tersebut, alumni Universitas Bakrie (Lisa, Prodi Akuntansi 2009) berbagi cerita mengenai keikutsertaannya di program PPAN (Pertukaran Pelajar Antar Negara) yang merupakan program dari Kemenpora, dimana pelajar yang mengikuti program tersebut akan mewakili Indonesia membawa misi kebudayaan ke Negara-negara ASEAN seperti India, Tiongkok, Australia, Korea Selatan dan Jepang.

Presentasi terakhir adalah para penerima beasiswa LPDP, yang salah satunya adalah Lucky Bagus Septyo alumni Universitas Bakrie dari Program Studi Akuntansi (2009) yang sebelumnya telah menyelesaikan program studi Master of Business Administration (MBA) di di salah satu universitas terbesar di Turki, Universitas Marmara dengan beasiswa penuh yang kemudian mengajukan LPDP dan mendapatkan beasiswa ke New Zealand.

Mirna, salah satu peserta dari Universitas Andalas, Padang, mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat karena mendapatkan informasi langsung dari narasumber yang terpercaya, selain itu pemahaman dan interpretasi setiap orang pasti berbeda-beda bila informasi tersebut hanya didapat dari website.