Jakarta-(13/12) Keantusiasan Guru BK SMA/SMK/MAN se-Jabodetabek memenuhi ruang 1 dan 2 Universitas bakrie untuk mengikuti kegiatan seminar mengenai “Dampak Eksistensi Remaja Secara Instan Melalui Media Sosial" oleh Ratih Zulhaqqi, S.Psi, M.Psi selaku Pakar Psikologi Remaja.

Kegiatan ini juga turut menghadirkan Dr. Fathurin Zen, S.H., M.Si. selaku Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Jakarta untuk memberikan sambutannya. Fathur, sapaan akrabnya, sangat menyambut baik kegiatan ini dengan memberikan sebuah apresiasi melalui sambutannya. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi Guru BK dan sangat bernilai positif.

Pada saat seminar berlangsung, Ratih memaparkan tentang Generasi X, Y dan Z. Mulai dari kebiasaan hingga perilaku dalam menghadapi sesuatu di hadapannya dan bagaimana cara untuk memahami serta menyikapinya. Sebagai pengantar, penjabaran ini untuk memberikan gambaran kepada Guru BK dalam memahami perbandingan perilaku remaja dahulu dengan sekarang. “Karena untuk memahami remaja saat ini, maka kita perlu juga mengetahui dunianya seperti apa”, ujar Ratih.

Saat ini, remaja erat sekali dengan media sosial. Banyak diantara remaja yang tidak dapat membedakan mana yang harus menjadi privasi dan umum mengenai dirinya. Oleh karena itu, melalui peran Guru BK untuk mengawasi remaja saat ini dalam masa tumbuh kembangnya di lingkungan sekolah, maka Guru BK harus lebih memahami media sosial yang menjadi pengaruh besar bagi remaja.

Untuk mengetahui perilaku remaja, maka Guru BK harus memiliki pendekatan yang baik. Seperti halnya mampu mengikuti cara remaja dalam berinteraksi, terutama dalam penggunaan media sosial. Melalui akun media sosial pribadi maka Guru BK dapat memantau bagaimana kebiasasan remaja saat ini dalam mengekpresikan diri.

Dengan pemahaman Guru BK terhadap dunia remaja saat ini akan mempermudah dalam memasuki dan mengenali remaja saat memberikan bimbingan serta mengarahkan kepada hal yang lebih baik. Karena pendekataan dapat dilakukan dengan baik apabila terciptanya sebuat kenyamanan antara guru BK dengan targetnya, yaitu remaja.

Melalui kegiatan yang sudah menjadi rutinitas bagi Universitas Bakrie dalam memberikan pengarahan bagi Guru BK SMA/SMK/MAN se-Jabodetabek untuk memahami siswanya. Hal ini dikarenakan siswa yang masih duduk dibangku SMA/SMK/MAN membutuhkan pengarahan yang baik dalam menentukan keputusan yang diambil. Mengingat siswa SMA/SMK/MAN akan melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi akan menghadapi pergaulan yang lebih luas lagi. Oleh karena itu, betapa pentingnya peran Guru BK bagi siswa di lingkungan sekolah untuk membekali siswanya dalam kesiapan saat akan melalui transisi lingkungan setelah lulus dari SMA/SMK/MAN.